Showing posts with label media sosial. Show all posts
Showing posts with label media sosial. Show all posts

Saturday, May 11, 2013

Perubahan Budaya dari Perkembangan Social Media


sumber ilustrasi blog.kerjayuk.com
Manusia berinteraksi dengan manusia lain telah menjadi bagian inti dari kehidupan. Interaksi antar manusia merupakan rutinitas alamiah dalam fenomena hidup. Proses interaksi turut melibatkan proses komunikasi. Semenjak zaman manusia pertama diperkirakan ada hingga masa kini, proses interaksi maupun komunikasi senantiasa menunjukkan eksistensinya.
Terdapat dua tahapan proses komunikasi menurut Onong Uchyana Effendi, yakni proses komunikasi primer dan sekunder. Proses komunikasi primer ialah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Proses komunikasi sekunder yaitu proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama.

Friday, March 1, 2013

Peran Media Sosial Dalam Perubahan Budaya dan Pola Komunikasi


Ilustrasi by: kompasiana.com
 Manusia berinteraksi dengan manusia lain telah menjadi bagian inti dari kehidupan. Interaksi antar manusia merupakan rutinitas alamiah dalam fenomena hidup. Proses interaksi turut melibatkan proses komunikasi. Semenjak zaman manusia pertama diperkirakan ada hingga masa kini, proses interaksi maupun komunikasi senantiasa menunjukkan eksistensinya.

Thursday, January 31, 2013

Isi Media Massa

Ilustrasi by: id.wikipedia.org



 Isi media massa yang paling dikenal oleh masyarakat adalah berita, namun bentuk lain masih kurang dipahami seperti tajuk rencana, pojok dan lainnya. Isi  media massa yang dimaksud disini adalah bentuk-bentuk penyajian informasi atau berita, yang terkait dengan aktivitas jurnalistik, baik yang terdapat di media cetak, media elektronik, atau media online (Yunus, 2010:34).
Pada abad ke-19 antara news dan views sejalan, banyak famplet dan selebaran menyampaikan opini yang diiringi informasi. Begitupun pada saat pertama surat kabar muncul, opini dan fakta saling bercampur. Perubahan terjadi saat sirkulasi membesar, ada kebutuhan akan pendidikan publik, dan permintaan informasi mulai mendesak. Para redaktur pun mengonsep news harus bersih dari opini (Santana, 2005:49).
Menurut  Haris Sumadiria dalam buku Menulis Artikel dan Tajuk Rencana (2005:2) mengatakan, halaman-halaman dalam surat kabar atau media massa secara umum isinya dapat digolongkan ke dalam tiga kelompok besar. Kelompok pertama adalah berita (news), kelompok dua yaitu

Sunday, January 27, 2013

Pentingnya Komunikasi Massa dan Media Massa

Sumber foto: muslimpoliticians.blogspot.com

Komunikasi dianggap penting karena mencakup semua aspek kehidupan, hal ini dikatakan oleh Onong Uchjana Effendy dalam buku Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek (2006:9) sebagai berikut:
Pentingnya komunikasi bagi kehidupan sosial, budaya, pendidikan, dan politik telah disadari oleh para cendekiawan sejak Aristoteles yang hidup ratusan tahun sebelum masehi.
    
            Sedangkan komunikasi massa sendiri tidak kalah penting dalam proses kehidupan. Hal ini dapat dilihat dari fungsi dan tujuan komunikasi massa dan media massa yang mencakup segala aspek kehidupan manusia. Harold D. Lasswell, mengemukakan seperti yang dikutip oleh Onong Uchjana Effendy (2006:26) bahwa fungsi komunikasi

Friday, January 25, 2013

Komunikasi Massa dan Media Massa


Komunikasi massa (mass comunication) bukanlah komunikasi dengan massa yang banyak seperti pidato, kampanye, dan lainnya. Namun komunikasi massa disini yaitu komunikasi menggunakan media massa, baik itu menggunakan media cetak, media elektronik, atau media online. Komunikasi massa mempunyai cakupan yang sangat luas karena dari media cetak akan dibagi dan dipilah sesuai dengan karakteristiknya seperti surat kabar, majalah, bulletin dan lainnya. Begitu pula dengan media elektronik yang akan dibagi menjadi radio dan televisi, kemudian media online.
Komunikasi yaitu proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan yang menimbulkan efek tertentu (Saefullah, 2007: 6). Komunikasi atau dalam bahasa Inggris communication berasal dari kata Latin yaitu communicatio, dan bersumber dari kata communis yang berarti sama. Sama disini diartikan dengan sama makna (Effendy, 2006:9).
Untuk memahami pengertian komunikasi sehingga dapat digunakan secara efektif, Harold Lasswell mengatakan dalam bukunya, The Structure and Function of Communication in Sociaty, yang dikutip oleh Onong Uchjana Effendy dalam buku Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek  (2006:10), bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah menjawab pertanyaan, Who Says What In Which Channel To Whom With What Efect?. Komunikasi meliputi lima unsur sebagai jawaban

Thursday, January 24, 2013

Perbedaan Media di Internet (Media Online) dan Media Lain (Cetak dan Elektronik)



Sumber: Budiono Darsono, dalam Makalah  yang berjudul Konten Inovatif, Bagaimana?
Dari web blog: (http//:budiono.blogdetik.com) diakses 25 Juli 2010.
 Oleh: Mulyadi Saputra

Media yang ada di internet yakni media-media yang terbit di dunia maya atau dunia virtual, yakni Media Online yang kini marak berkembang sebagai media massa depan. Dari sisi fungsi dan karakter, media yang terbit di internet ini cukup banyak perbedaaannya ketimbang media cetak dan elektronik. perbedaaan-perbedaan tersebut akan diulas secara singkat dan jelas pada paparan dibawaan ini.
Pebedaan yang signifikan anatara media yang terbit di internet dan media cetak atau elektronik  menurut Jhon Vivian (2008:270), yaitu terdapat pada feed back (umpan balik). Media internet dapat menerima umpan balik secepat mungkin atau setelah komunikan menerima pesan tersebut. Berbeda dengan media cetak atau internet yang harus tertunda beberapa saat.
Syarifudin Yunus (2010:27) mengutarakan perbedaan media Elektronik, media cetak dan media online  secara subtansial dapat dilihat berdasarkan pencarian, pengumpulan, pengolahan, dan penyebaran berita yang dilakukan. Perbedaan tersebut diantaranya dalam filosofi penyajian berita, positioning  masing-masing jenis media, teknis pengelolaan, dan target

Thursday, January 17, 2013

Social Media: Ladang Penggali Uang



Foto: garissukses.blogspot.com

Lima Tahun terakhir merupakan masa-masa kejayaan social media, hampir seluruh kaula muda Indonesia memiliki account baik Facebook, Twitter, Web Blog atau bergabung di portal-portal komunitas seperti Kaskus dan sebagainya. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa, dikarenakan jumlah pengguna di Indonesia telah masuk pada posisi papan atas dunia.
Banyak hal yang bisa dipetik dari perkembangan social media ini, salah satunya yakni sebagai ajang sosial dan silaturahmi, juga sebagai promosi bisnis dan menumbuhkan networking. Di Indonesia memang belum semuanya dapat memanfaatkan social media hingga menjadi ladang untuk menggali uang. Sebagian masyarakat hanya memanfaatkan social media sebagai ajang ekspresi diri dan narsisme semata. Sehingga dalam segi materi belum memberikan manfaat nan real. Meski,

Friday, December 21, 2012

Jangan Biarkan Media Hilangan Keampuhannya

Oleh: Mulyadi Saputra
http://www.pdk.or.id

Kebebasan Pers di Indonesia dapat diacungi jempol meski baru beberapa tahun terakhir setelah pemerintahan Orde Baru (orba). Kebebasan pers di Indonesia telah mengalahkan Negara yang lebih dulu menjunjung kebebasan bermedia dan Negara demokrasi lainnya.  Dengan kebebasan ini pula masyarakat dapat mengetahui informasi seluas-luasnya mengenai apa yang sedang terjadi di belahan dunia. Ini tentu suatu prestasi besar, sebab menurut para pakar semakin bagusnya jaringan informasi yang di peroleh masyarakat akan menunjukkan kemajuan sebuah wilayah.

Di era orba yang lebih kepada pemerintahan yang otoriter, informasi yang menyinggung keburukan pemerintahan langsung akan disensor, informasi yang menyinggung tentang pertahanan dan militer juga langsung di sensor bahkan akan lebih kejam lagi yaitu dibreidel. Namun, untuk era reformasi menjadi bebas, dengan kata lain Kebebasan Pers yang dapat di

Tuesday, December 18, 2012

Kajian Ilmu Komunikasi Baru


 oleh: Mulyadi Saputra
http://www.buzzom.com
Bidang kajian Ilmu Komunikasi bertambah sejak tumbuhnya new media yang meliputi social media, portal, dan web blog. Fungsinya pun otomatis bertambah, karena fungsi social media yang cukup banyak. Namun, dalam setiap perkembangan tentu ada hal yang perlu disadari semua kalangan, yakni ‘efek’. Memang, pertumbuhan suatu bidang keilmuan, baik sosial maupun teknologi, tak bisa ditolak atau dihindari, sebab sudah menjadi keniscayaan sejarah. Jika ditahan atau ditolak, berarti menghambat perkembangan pengetahuan masyarakat.
Namun sejatinya, perkembangan teknologi tidak selalu menyuguhkan efek negatif semata, efek positifnya pun cukup banyak. Ibarat pisau dalam genggaman tangan, jika digenggam

Tuesday, December 11, 2012

Social Media Butuh Literacy

Foto by: Andre Navrada/ twitt: @andrenavrada

 Oleh: Mulyadi Saputra
Indonesia masuk dalam jajaran pengguna social media terbanyak di dunia. Untuk Facebook, Indonesia merupakan pengguna keempat terbesar di dunia, sedangkan Twitter masuk dalam posisi pertama. Banyak pakar memprediksi, ke depan penggunaan social media masih akan terus membesar dan berkembang seiring dengan fasilitas jaringan internet yang kian membaik.
Salah satu yang membuat pesat perkembangan social media di Indonesia adalah kondisi masyarakatnya yang gampang terprovokasi. “Indonesia memiliki masyarakat yang cepat terprovokasi dan latah. Kalau orang lain punya sesuatu, dia juga harus memilikinya. Maka di Indonesia, cukup cepat perkembangan new media, terutama social media seperti Facebook dan Twitter,” kata dosen Sekolah Komunikasi dan Multimedia (SKM) Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Imansyah Lubis, S.Sos, M.Sn.
Dengan beragam dampak negatifnya, new media menyimpan sejuta manfaat yang dapat mendorong pertumbuhan Indonesia. Menurut Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Bidang Komunikasi dan Media, Dr. Henry Subiakto, MA, sejatinya teknologi tumbuh untuk memudahkan manusia dalam berbagai aktivitas. “Teknologi tak mungkin dihambat. Secara natural, teknologi mempermudah kehidupan kita. Kalau bisa beli barang secara online dengan harga sama, kenapa harus datang ke toko dan mengeluarkan biaya lebih mahal? Memang harus hati-hati, karena transaksi di dunia maya rentan penipuan,” ungkap Henry.

Monday, December 10, 2012

Social Media Ubah Budaya dan Media Massa


Foto: Andre Navrada
 Dulu, media massa adalah satu-satunya wahana yang dapat membius masyarakat mulai edukasi, provokasi, bahkan dapat mengobrak-abrik tatanan negara. Keperkasaan itu seakan-akan mutlak dan tak terkalahkan. Alhasil, media massa dimanfaatkan banyak kalangan untuk propaganda, promosi, dan menyampaikan bermacam informasi.
Dalam dunia komunikasi, keperkasaan media massa sesuai dengan teori jarum hipodermik dan teori peluru. Sekali membius, seseorang tak dapat berbuat apa-apa. Namun keperkasaan itu dilemahkan teori agenda setting, dimana tidak semua yang diungkapkan media massa bersifat penting bagi masyarakat, tergantung setting dan targetnya hingga masyarakat bisa memilih. Hal ini sesuai pula dengan teori uses and gratification. Lalu, apakah teori-teori tersebut masih berlaku bagi media massa dengan munculnya new media semacam social media, portal, dan web blog?