Wednesday, February 6, 2013

Perbedaan Antara Prespektif Objektif dan Subjektif


Oleh: Mulyadi Saputra 
ilustrasi by: www.titokpriastomo.com
             Prespektif Objektif
Pendekatan ini disebut Obyektif atau sering disebut pendekatan kuantitatif. Pendekatan ini sering dikatakan sebagai pendekatan ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya berdasarkan pandangan bahwa objek-objek, perilaku-perilaku dan peristiwa-peristiwa eksis di suatu dunia yang dapat diamati oleh pancaindra (penglihatan, pendengaran, peraba, perasa, dan pembau), dapat dikur dan diramalkan.
Pendekatan Objektif  memandang bahwa kebenaran dapat ditemukan, jika seseorang dapat menyingkirkan campur tangan manusia ketika melakukan penelitian, dalam arti lain mengambil jarak dari objek yang diteliti, karena pendekatan ini lebih sistematis, terkontrol, empiris mengenai hubungan yang diasumsikan di antara

Internet Sebagai Media

ilustrasi by: jhonmaple.wordpress.com
Internet atau kepanjangannya dari Interconnected Network adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif (Hendratmoko, http://www.google.co.id/search?as_q=teknologi+internet&hl).
     Dalam makalah yang berjudul Internet: Faktor dan Perkembangannya yang di tulis oleh Adrianus Wisnu Kurniawan dan Ardi Darmawan (2007:1) mengutip dari Rostow (1991) bahwa internet merupakan sebuah revolusi dalam bidang teknologi pada abad 21 yang menyatukan telekomunikasi dengan komputer. Internet menyebabkan perubahan kondisi sosial dan ekonomi. Implikasinya terhadap ekonomi menyebabkan internet menjadi perhatian bagi khalayak akademis. Internet menurunkan biaya transaksi dan meminimalisasi ketidakpastian dalam distribusi barang dan jasa.
        Internet pada mulanya diciptakan oleh para

Thursday, January 31, 2013

Isi Media Massa

Ilustrasi by: id.wikipedia.org



 Isi media massa yang paling dikenal oleh masyarakat adalah berita, namun bentuk lain masih kurang dipahami seperti tajuk rencana, pojok dan lainnya. Isi  media massa yang dimaksud disini adalah bentuk-bentuk penyajian informasi atau berita, yang terkait dengan aktivitas jurnalistik, baik yang terdapat di media cetak, media elektronik, atau media online (Yunus, 2010:34).
Pada abad ke-19 antara news dan views sejalan, banyak famplet dan selebaran menyampaikan opini yang diiringi informasi. Begitupun pada saat pertama surat kabar muncul, opini dan fakta saling bercampur. Perubahan terjadi saat sirkulasi membesar, ada kebutuhan akan pendidikan publik, dan permintaan informasi mulai mendesak. Para redaktur pun mengonsep news harus bersih dari opini (Santana, 2005:49).
Menurut  Haris Sumadiria dalam buku Menulis Artikel dan Tajuk Rencana (2005:2) mengatakan, halaman-halaman dalam surat kabar atau media massa secara umum isinya dapat digolongkan ke dalam tiga kelompok besar. Kelompok pertama adalah berita (news), kelompok dua yaitu

Tuesday, January 29, 2013

Organisasi, Komunikasi dan Manajemen


        Dalam organisasi yang sebagaimana telah didefinisikan diatas tentu menbutuhkan manajemen agar tujuan yang telah di tentukan pada organisasi tersebut dapat tercapai secara bersama. Dalam manajemen dikenal dengan model-model didalamnya yaitu POAC (Planning, Organizing, Actuating dan Controlling) atau POSLC (Planning, Organizing, Staffing, Leading, Controlling). Untuk menjalankan fungsi-fungsi POAC atau POSLC, sangat dibutuhkan komunikasi atau kepandaian dalam mengkomunikasikannya. Komunikasi tersebut tidak hanya asal tersampaikan pesan tetapi dapat berjalan efektif, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima oleh komunikan dengan baik. Kegiatan tersebut dalam contoh real-nya yaitu

Definisi Komunikasi Organisasi

Oleh: Mulyadi Saputra

a) Perspektif objektif menekankan pada definisi komunikasi organisasi sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tertentu. Fokusnya adalah penanganan pesan, yakni menerima, menafsirkan, dan bertindak berdasarkan informasi dalam suatu peristiwa komunikasi organisasi. Komunikasi juga dipandang sebagai alat untuk merekayasa atau mengkonstruksi organisasi yang memungkinkan individu (anggota organisasi) beradaptasi dengan lingkungan